Mengetahui Pengertian, Fungsi, Manfaat, Unsur, dan Contoh Dialog Interaktif

Mungkin Anda sampai sekarang masih sering nonton televisi dan menemukan acara dialog. Kebanyakan masyarakat Indonesia tidak menyadari bahwa acara, seperti penjabaran visi dan misi calon kepala daerah adalah dialog interaktif. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan ulasan rinci perihal pengertian, fungsi, manfaat, unsur, cara, dan contoh dialog interaktif.

Pertama, adalah pengertian dialog interaktif. Dialog ini merupakan salah satu diskusi yang membahas tentang tema atau topik tertentu yang tengah terjadi di masyarakat. Diskusi ini kerap melibatkan pemandu acara dan narasumber yang memiliki atau menguasai tema. Tidak mengherankan kalau beberapa stasiun televisi Indonesia acap menghadirkan dialog interaktif untuk memberikan informasi terbaru bagi masyarkat. Umumnya, dialog interaktif bersifat formal maupun semi-formal yang kerap diadakan pada acara resmi.

Berpindah ke fungsi dan manfaat dari dialog interaktif. Fungsi pertama dari dialog interaktif adalah membahas suatu masalah dengan maksud mendapat solusi atau jalan keluar dari tema yang dibahas. Manfaat yang bisa didapat saat terlibat langsung dalam dialog interaktif atau sekadar mendengar supaya tidak ketinggalan informasi terbaru mengenai berbagai hal atau masalah yang sedang dibicarakan oleh masyarakat.

Unsur Dialog Interaktif

Sebagai bagian dari pemberitaan, maka dialog interaktif memiliki unsur yang sama dengan tugas seorang wartawan. Unsur wajib yang harus adalah yaitu menggunakan rumus 5W + 1H. Lebih jelasnya silakan simak penjelasan kami berikut.

  • What, maksudnya apa yang berarti pada dialog dan harus memiliki tema untuk dibicarakan secara mendalam.
  • Who, maksudnya siapa yang harus tampil sebagai narasumber atau orang yang terlibat dalam dialog interaktif.
  • When, berarti kapan berlangsungnya dialog tersebut dilakukan, meliputi tanggal dan jam dilaksanakannya dialog interaktif.
  • Where, berarti lokasi berlangsungnya dialog interaktif.
  • Why, seberapa penting dialog interaktif tersebut dilaksanakan.
  • How, proses dan hasil yang diharapkan dari hasil dialog interaktif.

Ada beberapa hal yang Anda perhatikan ketika dialog interaktif akan atau sedang berlangsung. Adapun hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Tema dialog interaktif. Anda harus mengetahui terlebih dahulu tema apa yang akan atau sedang dibahas.
  • Narasumber harus menyampaikan pembahasan dengan lugas, jelas, dan mempunyai kemampuan sesuai tema dialog interaktif.
  • Pendapat narasumber perlu diperhatikan untuk menilai apakah pendapat tersebut relevan dengan data dan fakta lapangan.
  • Kesimpulan dialog perlu diperjelas untuk mengetahui hal penting dan penyelesaian masalah berdasarkan tema dialog interaktif.

Sesudah memerhatikan sebuah dialog interaktif, Anda harus memberikan komentar. Saat hendak memberi komentar dalam acara dialog interaktif ada beberapa hal penting yang Anda perhatikan, di antaranya:

  • Komentar yang diutarakan harus bersifat objektif atau tidak memihak ke salah satu pihak.
  • Komentar harus disertai dengan data dan fakta lapangan secara akurat serta meyakinkan.
  • Komentar berisikan alasan logis.

Sebuah acara dengan konsep dialog interaktif tentu memiliki kesimpulan yang bisa Anda ambil pelajarannya, termasuk oleh pendengar. Meski sering kesimpulan tersebut dibacakan oleh moderator atau notulen, setidaknya Anda harus menyimpulkan sendiri. Pasalnya bisa jadi apa yang didapatkan dari hasil dialog interaktif di masing-masing kepala berbeda. Berikut merupakan metode untuk menyimpulkan dialog interaktif.

  • Anda harus memerhatikan dialog interaktif, sebisa mungkin mulai dari awal hingga akhir acara. Jangan sampai fokus Anda teralihkan ke suatu hal yang tidak begitu penting. Pasalnya, kalau ada satu bagian saja yang hilang maka akan kehilangan informasi keseluruhan.
  • Metode berikutnya, ingatlah rumus 5W + 1H. Anda tidak perlu mengikuti pembahasan dari setiap pembicaraan, namun hanya butuh rumus 5W + 1H saja yang tertanam di dalam otak. Silakan mencermati dengan tepat apa yang menjadi pembahasan, siapa yang terlibat dalam diskusi, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana. Kalau Anda sudah mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut maka sudah memiliki kesimpulan dari dialog interaktif.
  • Metode ketiga sekaligus terakhir, adalah mencatat semua jawaban dari rumus 5W + 1H. Anda tidak harus mencatat menggunakan kalimat utuh. Silakan catat poin penting yang Anda peroleh dan kembangkan menjadi satu paragraf saja.

Contoh Dialog Interaktif

Pembahasan terakhir adalah contoh dialog interaktif untuk memudahkan pembaca memahami pengertian, fungsi, struktur, dan tujuan. Berikut sudah kami sampaikan informasinya.

Acara/Diskusi: Sastra dan Perlawanan

Pembahasan: Peran sastra dalam perlawanan.

Narasumber: A

Host: Beberapa tahun terakhir sastra mendapat tempat khusus bagi anak-anak muda. Seberapa penting sastra dalam kehidupan generasi penerus?

A: Sastra bukan sekadar media untuk menyatakan cinta, romantisme, atau hanya untuk membicarakan keindahan dunia. Soal pentingnya sastra terhadap generasi penerus, sastra akan membentuk pola pikir dan tindakan agar mampu menilai mana yang benar dan salah.

Host: Kalau begitu, sastra memiliki ruang lingkup yang luas, kan?

A: Tentu. Sastra tidak hanya mengupas tentang prosa dan puisi. Namun, dalam proses bersastra, khususnya penulisan, kesadaran akan kondisi lingkungan sekitar akan membentuk mereka sebagai seseorang yang aktif.

Begitulah penjelasan yang dapat kami sampaikan mengenai dialog interaktif. Kami harap melalui pembahasan ini Anda tidak lagi bingung perihal pengertian, tujuan, unsur, dan contoh. Sampai jumpa dan tetap setia mengunjungi https://titikdua.net/.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *